4 KEBIASAAN BURUK PADA CODER FORMULA

Apa saja kebiasaan burukyang dilakukan oleh lulusan IT saat ini, namun tidak bayak dari mereka mengetahui output yang sangat buruk pula pada akhirnya. Dan saya tegaskan pula bagi dosen IT lainya bahwasanya mungkin lebih banyak tenaga pengajar yang kualitas buruk dan seakan-akan pintar dalam menguasai coding, semata-mata ingin dipandang hebat bagi Mahasiswanya, dan itu sebuah kesalahn besar dalam sejarah nantinya.

Pada kesempatan ini saya tidak membahas tentang kualitas dosen atau mahasiswa IT yang bekualitas buruk, namun disini kita akan membahas kebiasaan buruk pada coder masa depan dengan kebiasaan buruknya, ada empat poin dalam pembahasan ini yang perlu kita semua sadari. Ini lah 4 kesalahan dan kebiasaan buruk Developer masa kini.

  1. Malas membaca & Belajar

Dalam konteks ini beberapa coder malas untuk membaca dan belajar, kebanyakan coder yang satu ini selalu memahami pengertian dan hanya bisa mempelajari setengah-setengah dalam belajara coding. Kesulitan yang fatal bagi coder adalah banyaknya refrensi di dunia maya hanya sekedar acuan biasa, terkadang coder ini hanya memahami sekilas dalam penjelasan artikel yang dicari. Keburukanya dalam malas membaca dan belajar diawalai dengan ingin mendapatkan ilmu yang instan, simple dan cepat selesai. Tanpa kita sadari membaca berbagai artikel dalam sebuah situs kita akan mendapatkan pembelajaran dan pencerahan yang sangat baik untuk kedepanya. Untuk merubah kebiasaan malas membaca sangatlah sulit, besar kemungkinan bagi coder yang baru belajar coding aka mengalami ketertinggalan dalam informasi, banyak dari codder ini yang cuma mengetahu PHP7 namun sangat sedikit coder ini mengetahui elemnt apa saja yang terdapat pada perkembangan yang ada di PHP7 itu sendiri. Untuk merubah kebiasaan buruk ini coder seharusnya merubah gaya pikir dalam mempelajari coding & belajarlah setiap ada kesempatan untuk mendalami sebuah bidang yang terfokus pada coding.

  1. Copy dan Paste Source

Pada halnya ngoding memang tidak terlepas dari Copas, seperti biasanya malas untuk mengulang kembali membuat code yang sama, itu sih ngk masalah selagi memahami kontek dasar. Adapun kebiasaan buruk coder Newbie adalah suka copas tanpa mau memahami kembali atau malas membaca artikel tentang coding yang di Copas tersebut, nah besarkan efek dari poin pertama, malas membaca akan mengakibatkan kesulitan berkepanjangan.

Kesenangan coder copas ini adalah bisa membuat sebuah system tanpa harus lama ngoding di depan PC / Laptonya, biasanya coder ini akan menampilkan hasilnya dimedia sosial seperti Facebook,twitter, medsos lainya, untuk mendapatkan nama sebagai PROGRAMERS. Pada dasarnya sesepuh yang melihat hasil codingnya berkata “ Aaah Biasa aja”  paling Cuma copas, namun coder copas ini memilih untuk tebal muka apa ocehan dari Developer lainya, serasa source code milik dia sendiri.
“Ketahuilah modal copas tidak akan merubah anda menjadi yang lebih baik”.

  1. Selalu Bertanya Sebelum mencoba

Dari pembahasan pada poin 1 dan 2 , ini penyakit selanjutnya yaitu selalu bertanya dimana terdapat Error pada system yang awalnya cuma copas semata. Selalu banyak bertanya sebelum ngobok-obok coding yang di copas sebelumnya, bingung dengan apa yang dibuat karena juga terlalu malas mempelajari alur systemnya dan tidak memahami alur UML yang telah dibuat, ini akan sangat menghasilkan coder yang buruk bagi sorang Develpment atau Startup kedepanya. Karena ingin jawaban yang instan tanpa berusaha terlebih dahulu coder ini selalu mencari jawaban yang instal dan sibuk untuk bergabung pada forum ini, forum itulah, biar dapat jawaban yang instan.

Karena kebiasaan buruk malas membaca dan mencari tau, coder ini malah asik mencari forum-forum di facebook berharap dapat jawaban yang instan tanpa mau mencari refrensi di google,bing dan yahoo terlebih dahulu, itu danpak coder yang malas membaca.

  1. Editor Handal

Coder satu ini adalah coder anti banting dan tidak berkualitas pada outputnya,coder ini adalah coder handal dan sibuk siang malam tanpa memperhitungkan waktu yang telah dihabiskan dalam membuat sebuah system yang dibangun, kesibukanya adalah Cuma bisa edit,edit dan terus mengedit hingga Subuh pun berlalu.

Mungkin kita bisa bertanya-tanya, kox ngedit source code 2 bulan juga belum kelar padahal siang malam dihabiskan untuk edit coding. Itu dia permasalahanya, 2 bulan pada hakikatnya kita bisa menghasilkan paling sedikit 5 system aplikasi yang dibuat, kok Editor Handal ini menghabiskan waktu dua bulan hanya satu System Aplikasi saja. Kembali pada pembahasan sebelumnya Editor Handal ini juga belum menguasai alur dari coding tersebut, apalagi yang Author sebelumnya punya source code acak-acakan karena ingin cepat menyelesaikan systemnya, Editor Handal ini malah semakin  bingung dalam edit source codenya sampai puyeng sendiri.

Kesimpulan :

Dapat kita nilai dari 4 kebiasaan buruk coder ini, jangan pernah menyepelekan sebuah usaha walaupun sekecil mungkin, karena ini akan berdampak pada output yang sangat buruk. Jika anda sorang coder yang satu ini, saatnya anda hijrah dengan berniat menjadi coder yang anti banting nantinya dalam berbagai kondisi dan tidak lari dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai Development / Founder dimana anda bekerja, setiap perushaan yang kita tawarkan untuk bekerja nantinya menginginkan Programers yang handal dan bertanggungjawab. Pada akhirnya Coder ini akan mendapat kesulitan dalam dunia kerja, dan menghasilkan tumpukan berkas, tuntutan, serta tanggung jawab yang kurang dalam dunianya nanti.

Jangan menjadi sorang Develop yang mengabaikan hobi codingnya sendiri, kebodohan yang kita dapatkan akan merugikan Rizki, Nama Baik, sekalipun nantinya anda memiliki perusahaan IT sendiri, karena system yang anda buat adalah jaminan kepuasan pelanggan atau Perusahaan anda bekerja.

Tidak ada kata beterlambatan untuk anda berubah untuk menjadi  berkualitas dengan belajar dari coder yang awalnya Cuma bermain-main tapi usaha yang maksimal, jangan pernah ingin menjadi sesorang yang lulusan IT dikalahkan dengan saudara kita yang bukan lulusan IT namun hobi ngoding, karena merka adalah sebuah output berkualitas dibandingkan anda dari basic IT yang pemalas.

Pengalaman :

Saya sendiri bukan sorang coder pada dasarnya, namun tidak ingin ketinggalan pengetahuan Technology dan mengalih haluan menjadi coder dalam tuntutan hidup saya sejak tahun 2013. Memperbanyak membaca dalam mempelajri coding, karena saya berasumsi coding itu tidak akan pernah ditinggalkan oleh perkembanga Technology.

Iklan

2 respons untuk ‘4 KEBIASAAN BURUK PADA CODER FORMULA

Komentar ditutup.