Cuma BaBe yang Berani Bayar Setiap Tulisanmu

Siapa yang tidak tau dengan BaBe media (Baca Berita Onlin) yang sering kita temukan pada setiap ADS App yang kita gunakan baik itu BBM, Line, WA dan Instagram sekalipun. pada awalnya kita hanya bisa membaca dari portal BaBe itu sendiri, namun sekarang kita juga dapat menghasilkan pemasukan tambahan dari setiap artikel yang kita buat. BaBe menyediakan […]

Miris – Dosen IT Sekarang Minim Menguasai Coding

Banyaknya lulusan atau mahasiswa IT yang tidak berkualitas sudah dapat dilihat di Sumatera Barat, namun tidak semua yang berkualitas buruk, itu tergantung pada mahasiswanya sendiri dalam mendalami pengetahuannya. Namun banyak gambaran dari berbagai bentuk lulusan atau mahasiswa yang pernah ditanya seputar coding, namun jawaban dari lulusan atau mahasiswa IT tersebut sangat jauh dari pengetahuan coding […]

Berbenah dan Beralih untuk Kesejahteraan IT Indonesia

Banyak di antara konsultan IT di berbagai daerah indonesia tidak mengikuti peraturan INKINDO. dan mungkin banyak dari Programers indonesia tidak mengtahui keberadaan INKINDO ini.

INKINDO merupakan sebuah wadah bagi kita yang ingin mengetahui tarif pembuatan Proyek misalnya pembuatan sebuah Project E-CRM misalnya, dari berbagai bentuk promosi yang dibuat kebanyakan rekan lainya mengabaikan hal ini, padahal peraturan dan tarif yang ditetapkan oleh INKINDO adalah dimana mengingat kesejah teraan jasa konsultan itu sendiri. baik coba kita lihat bagaimana dampak baiknya mengikuti peraturan INKINDO.

  1. Project yang kita buat sudah ditentukan tarif, dengan harga yang fantastis ( ini dikalahkan oleh konsultan yang mempromosikan jasanya dengan menurunkan harga ). boleh saja promosi dengan harga yang murah tap apa keuntungan anda ? tidak ada hanya dapat 1 project pembuatan dengan harga yang tidak menguntungkan karena hanya bersifar sekali dan tidak berkmpanjangan. coba kita bandingkan dengan logika bodoh 1=1.500.000 dengan INKINDO 1=9.000.000 itu sudah menguntungkan kita dalam Waktu & Kuantitas project yang kita buat. dengan harga 1.5 juta bisa berbuat apa ? Tapi bandingkan harga promo anda dengan ketentuan INKINDO 9.000.000 sama dengan anda membuat 6 Project sekaligus … apakah anda merasa beruntung ? Silahkan anda pikirkan.
  2. Mantanance dan pengembangan ! disini juga sudah di ulas dalam MoU anda dengan client anda saat sudah project sudah jadi, dari hasil promosi anda tentu barang jelas biaya pengembangan dan lainya dalam MoU juga murah.

Apa yang anda harapkan dengan harga promo yang murah, dengan membanting harga maka anda secara sengaja menjatuhkan beberapa konsultan IT yang lain tapi coba bandingka apakah konsultan IT yang lain dengan mengikutu harga stsndar akan bangkrut ? Tidak mas bro, dengan kerja yang sedikit dengan pengmbangan dan mantanace yang tidak terlalu merepotkan tapi penghasilan mungkin lebih dari Konsultan yang gencar menjalani Promo dengan harga murah tapi dampak kerja / Jobs yang sangat padat.

Buat teman-teman yang menyediakan layanan Jasa / konsultan IT lainya jangan terlalu mempermudah harga usaha anda, cukup dengan Client sedikit namun pembayaran yang memuaskan.

Dalam konteks ini pakar Forum PHP indonesia ( Peter J.Kambey ) juga pernah berbicara ini pada halaman blognya, buatlah karya dan hasilmu mengalir secara terus menerus bukan menjual hasil dari kerja anda. karena menjual hasil kerja anda hanya sebatas penyelesaian project bukan hasil dari jasa anda yang bisa mengalir dengan terus menerus.

“Boleh Murah tapi tidak Murahan”

Lulusan IT Tidak Berkualitas untuk Generasi Masa Depan

Beberapa waktu lalu forum warungcoding mengkaji beberapa masalah dimana pantauan beberapa tahun ini dengan banyaknya lulusan IT yang kurang berkualitas dan banyak tidak bekerja karena kualitas lulusan yang tidak sesuai harapan untuk lulusan IT di perguruan tinggi. Keadaan ini akan terus terjadi karena beberapa faktor yang kita temui dilapangan ( dunia kerja ). Beragam pendapat dan analisa masing-masing dari rekan-rekan forum warungcoding, adapun ruang lingkup yang saya simpulkan dari diskusi kami ada beberapa faktor yang terjadi kenapa lulusan IT masa depan tidak lagi mencakup pada Porsi Profesinya masing-masing.

Dapat kita lihat baik dari Perguruan Tinggi, Dosen maupun mahasiswa maupun tenaga pendidik lainya, yang menjadi sebab akibat kurangnya kualitas pada profesi IT sekarang ini. Baik kesempatan ini bisa kita tinjau dari aspek manakah kekurangan lulusan IT yang tidak berkualitas padasaat ini.

  1. Dosen

Darisini beberapa rekan menyimpulkan, pada dasarnya mungkin dari Dosen IT yang kurang berkualitas dan memiliki Skill yang minim. Pengetahuan yang kurang menyebabkan pembelajaran yang minim informasi yang tidak dapat dikembangkan oleh mahasiswa IT dalam pembelajaran, akibat fatalnya adalah seorang dosen yang memiliki pengetahuan yang tidak jelas atau bisa dibilang sok tau akan menjerumuskan mahasiswanya untuk tidak memiliki pengetahuan dasar atau berkembang.

Pada saat ini beberapa ( Tidak Keseluruhan ) Dosen IT yang mengajar hanya merupakan gambaran tidak lebih dari sekedar Profesi untuk mencari nafkah semata dan tidak memperdulikan mahasiswa yang dihasilkan, banyak contoh yang kita dapatkan dimana di kota Sumatera Barat memiliki beberapa kampus dengan Program Study Informatika dll, namun dapat juga kita lihat bahwasanya lulusan dari sana banyak yang tidak ada penampakan yang berkualitas dalam lulusanya dan kami pun pernah bertanya kepada mahasiswa IT bahwasanya dosen yang memberi materi hanya sekedar membaca Slide & ditanyakan tentang beberapa hal, namun dosen tersebut tidak bisa untuk menjawab pada suatu hal yakni jawaban yang simple untuk di jawab.

Kreteria Dosen yang tidak berpengtahuan luas :

Ketika memberikan pembelajaran pada mahasiswa dosen hanya terpaku dengan Slide / apa yang dibuat, dengan Refrensi yang terlalu jadul.

Pembelajaran pemrograman hanya bisa diberikan tugas untuk mahasiswa.

Jika seorng IT bertanya banyak ngeles seakan banyak mengetahui semua hal.

Baca Artikel : 4 KEBIASAAN BURUK PADA CODER FORMULA

  1. Mahasiswa Pemalas

Kendala pada mahasiswa adalah salahsatunya mahasiswa yang terlalu malas dengan memperdalam dari pelajaran internal kampus, dari sana sudah terbentuk lulusan IT yang tidak berkualitas. Dimana sebaiknya mahasiswa lebih banyak mempelajari kembali dan mengmbangkan pengtahuan di luar jam kampus, seperti mempelajari coding, belajar internet marketer saat waktu luang. Karena pembelajaran ini tidak sepenuhnya didapatkan dalam kampus. Pengmbangan keahlian lulusan harus di latih saat menduduki jenjang pendidikan dan ketika saat lulusan terjun ke dunia kerja hanya menggali lebih sedikit dan dapat melakukan riset dalam mengikuti perkembangan dan berinovasi dengan dunia Technology yang berkembang.

Kesimpulan dan Saran:

Untuk rekan-rekan Dosen IT untuk dapat memperhatikan kualitas Internal dan mampu memberikan Pengetahuan terbaik bagi lulusan dan nama baik institusi. Jangan membanggakan diri anda lebih tinggi dari kualitas Lulusan maupun tenaga IT lainya. Karena posisi anda bukanlah jaminan bahwasanya anda lebih berpengetahuan.

Rekan-rekan mahasiswa IT teruslah menonjoklan diri didalam bidangnya, agar lulus dengan kualitas yang bisa bermanfaat dan berkualitas. Galilah ilmu tanpa harus disuap dan menerima sajian yang instan.