Saham dari sebuah Project Seorang Programing

Salah satu cara yang dapat dilakukan seseorang untuk mendapatkan uang atau penghasilan adalah dengan melakukan investasi. Biasanya Investasi ini biasa dikenal oleh kalangan Ekonomi dan Accounting,sedangkan istilah Investasi ini sering kenal dengan penanaman modal. Definisi cara bagi hasil keuntungan usaha didalam dunia bisnis ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: Pembagian keuntungan karena rekan Anda aktif […]

Mengenal Lebih Dekat Inovasi Docker untuk Coder

Perkembangan teknologi di zaman sekarang sudah tidak diragukan lagi begitu sangat cepat sehingga aplikasi yang tersedia pun begitu sangat beragam dan sangat banyak. Bagi developer, ketika mengembangkan sebuah aplikasi biasanya akan menjalankan virtualisasi pada server agar pembuatan aplikasi dapat berjalan di berbagai platform. Hal ini cukup ribet karena harus menyiapkan sebuah sistem operasi secara utuh.

Dengan adanya Docker, hal tersebut dapat diminimalisir cukup baik. Docker adalah sebuah proyek yang bersifat open source dibawah lisensi Apache Versi 2.0 yang bisa dipergunakan secara gratis oleh developer dan berfungsi sebagai wadah atau container untuk memasukkan sebuah aplikasi secara lengkap beserta semua hal lainnya yang dibutuhkan sehingga dapat berjalan dimana saja. Dalam hal ini, developer atau sysadmin dapat menjalankan aplikasi di mana pun misalnya di laptop, data center, virtual machine dan cloud.

Awal mulanya Docker dikembangkan oleh Solomon Hykes sebagai proyek internal di dotCloud, yang merupakan sebuah perusahaan PaaS (platform as a service). Untuk lebih jelasnya terkait docker dapat melihat dokumentasinya di https://docs.docker.com/

Docker menggunakan arsitektur berbasis client-server. Dalam hal ini, Docker client mengirimkan permintaan berupa sebuah perintah kepada Docker daemon untuk membangun, mendistribusikan, dan menjalankan container Docker.

Terlihat pada gambar, Docker daemon berjalan pada host, sehingga pengguna tidak dapat berinteraksi langsung. Untuk mengaksesnya, menggunakan Docker client yang merupakan tampilan utama untuk pengguna, sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan Docker daemon.

Mengenal istilah pada Docker

Docker Image

Docker image merupakan template dasar untuk docker container. Image ini berisi sistem oeprasi ataupun aplikasi yang sudah selesai. Docker image ini berfungsi untuk menjalankan container.

Docker Container

Docker container merupakan sebuah image yang bersifat read-write. Pada setiap perubahan yang disimpan pada container akan menyebabkan terbentuknya layer baru di atas image. Developer dapat melakukan instalasi aplikasi didalamnya dan melakukan penyimpanan.

Docker Registries

Docker registries merupakan tempat penyimpanan (public atau private) di mana developer dapat mengunggah dan mengunduh image. Docker registries bersifat public disebut dengan Docker Hub. Disini, terdapat banyak image yang sudah dibuat atau image yang lain.

Dockerfile

Dockerfile merupakan script yang yang berisi dari serangkaian perintah yang akan dieksekusi secara otomatis dan berurutan untuk membuat sebuah image.

Dengan Docker, proses akan sangat ringan dan cepat dibandingkan dengan virtual mesin yang berbasis hypervisor. Besarnya overhead, hanya sebesar layanan aplikasi yang dijalankan pada container itu sendiri. Selain itu, para developer dapat menjalankan banyak container dalam mesin host.

Lulusan IT Tidak Berkualitas untuk Generasi Masa Depan

Beberapa waktu lalu forum warungcoding mengkaji beberapa masalah dimana pantauan beberapa tahun ini dengan banyaknya lulusan IT yang kurang berkualitas dan banyak tidak bekerja karena kualitas lulusan yang tidak sesuai harapan untuk lulusan IT di perguruan tinggi. Keadaan ini akan terus terjadi karena beberapa faktor yang kita temui dilapangan ( dunia kerja ). Beragam pendapat dan analisa masing-masing dari rekan-rekan forum warungcoding, adapun ruang lingkup yang saya simpulkan dari diskusi kami ada beberapa faktor yang terjadi kenapa lulusan IT masa depan tidak lagi mencakup pada Porsi Profesinya masing-masing.

Dapat kita lihat baik dari Perguruan Tinggi, Dosen maupun mahasiswa maupun tenaga pendidik lainya, yang menjadi sebab akibat kurangnya kualitas pada profesi IT sekarang ini. Baik kesempatan ini bisa kita tinjau dari aspek manakah kekurangan lulusan IT yang tidak berkualitas padasaat ini.

  1. Dosen

Darisini beberapa rekan menyimpulkan, pada dasarnya mungkin dari Dosen IT yang kurang berkualitas dan memiliki Skill yang minim. Pengetahuan yang kurang menyebabkan pembelajaran yang minim informasi yang tidak dapat dikembangkan oleh mahasiswa IT dalam pembelajaran, akibat fatalnya adalah seorang dosen yang memiliki pengetahuan yang tidak jelas atau bisa dibilang sok tau akan menjerumuskan mahasiswanya untuk tidak memiliki pengetahuan dasar atau berkembang.

Pada saat ini beberapa ( Tidak Keseluruhan ) Dosen IT yang mengajar hanya merupakan gambaran tidak lebih dari sekedar Profesi untuk mencari nafkah semata dan tidak memperdulikan mahasiswa yang dihasilkan, banyak contoh yang kita dapatkan dimana di kota Sumatera Barat memiliki beberapa kampus dengan Program Study Informatika dll, namun dapat juga kita lihat bahwasanya lulusan dari sana banyak yang tidak ada penampakan yang berkualitas dalam lulusanya dan kami pun pernah bertanya kepada mahasiswa IT bahwasanya dosen yang memberi materi hanya sekedar membaca Slide & ditanyakan tentang beberapa hal, namun dosen tersebut tidak bisa untuk menjawab pada suatu hal yakni jawaban yang simple untuk di jawab.

Kreteria Dosen yang tidak berpengtahuan luas :

Ketika memberikan pembelajaran pada mahasiswa dosen hanya terpaku dengan Slide / apa yang dibuat, dengan Refrensi yang terlalu jadul.

Pembelajaran pemrograman hanya bisa diberikan tugas untuk mahasiswa.

Jika seorng IT bertanya banyak ngeles seakan banyak mengetahui semua hal.

Baca Artikel : 4 KEBIASAAN BURUK PADA CODER FORMULA

  1. Mahasiswa Pemalas

Kendala pada mahasiswa adalah salahsatunya mahasiswa yang terlalu malas dengan memperdalam dari pelajaran internal kampus, dari sana sudah terbentuk lulusan IT yang tidak berkualitas. Dimana sebaiknya mahasiswa lebih banyak mempelajari kembali dan mengmbangkan pengtahuan di luar jam kampus, seperti mempelajari coding, belajar internet marketer saat waktu luang. Karena pembelajaran ini tidak sepenuhnya didapatkan dalam kampus. Pengmbangan keahlian lulusan harus di latih saat menduduki jenjang pendidikan dan ketika saat lulusan terjun ke dunia kerja hanya menggali lebih sedikit dan dapat melakukan riset dalam mengikuti perkembangan dan berinovasi dengan dunia Technology yang berkembang.

Kesimpulan dan Saran:

Untuk rekan-rekan Dosen IT untuk dapat memperhatikan kualitas Internal dan mampu memberikan Pengetahuan terbaik bagi lulusan dan nama baik institusi. Jangan membanggakan diri anda lebih tinggi dari kualitas Lulusan maupun tenaga IT lainya. Karena posisi anda bukanlah jaminan bahwasanya anda lebih berpengetahuan.

Rekan-rekan mahasiswa IT teruslah menonjoklan diri didalam bidangnya, agar lulus dengan kualitas yang bisa bermanfaat dan berkualitas. Galilah ilmu tanpa harus disuap dan menerima sajian yang instan.

 

Drone 4K Spesialis Selfie, Hover Camera Passport Siap Rilis oleh Intel Nixie

Kamera sebesar buku (atau kaset VHS) itu kini mendapatkan nama resmi serta waktu rilis. Tim ZeroZero Robotics kini memanggilnya Hover Camera Passport, mungkin karena paspor merupakan hal terpenting bagi para wisatawan. Dan berbeda dari banyak drone lain, developer ingin agar penyuguhannya sederhana, memastikan Anda tidak perlu membawa-bawa controller ataupun diharuskan lulus latihan menerbangkan drone.
Hover Camera Passport menyimpan fitur unik di dalam. Buat menggantikan ketiadaan unit controller, ZeroZero menanamkan kapabilitas pelacak wajah dan tubuh. Drone mampu mengenali wajah Anda sehingga kegiatan ber-selfie jadi lebih simpel. Hover Camera Passport juga bisa mendokumentasikan beragam aktivitas di luar ruangan seperti berlari, bersepeda, bermain skateboard sampai berdansa. Device dapat berputar 360 derajat, dan mengikuti arah gerakan serta mengorbit posisi Anda.

Saat dilipat, Hover Camera Passport mempunyai dimensi 182x132x33-milimeter. Beratnya hanya 242-gram, sudah termasuk baterai. Drone mampu melesat hingga kecepatan 8-meter per detik, dapat beroperasi di ketinggian maksimal 2.000 meter dari permukaan air laut, dan sanggup terbang selama 10 menit. Ketika sedang terbang, Anda disarankan untuk tidak terlalu jauh dari Hover Camera Passport, jarak maksimalnya ialah 20 meter.

Drone dipersenjatai kamera bersensor 1/3-inci Sony CMOS 13-megapixel dipadu lensa f/2.0 setara format 35mm. Hover Camera sanggup menjepret gambar still berukuran 4208×3120 (JPEG) dan merekam video beresolusi 4K di 30fps (MP4, opsi resolusi lainnya meliputi HD dan full-HD). File foto dan video disimpan dalam memori internal sebesar 32GB.

Hover Camera Passport dapat Anda pesan sekarang melalui situs GetHover.com seharga US$ 550, lebih murah US$ 50 dari harga retail-nya nanti. Produk akan tersedia kira-kira dua minggu lagi.