Memilih Kualitas dan Kenyamanan Hosting yang Tepat

Dalam artikel ini kita akan membahas bagaimana memilih hosting yang baik dan berkualitas, tentunya kenyamanan yang diutamakan dalam memilih hosting. Dimana kita akan membangun sebuag system / website yang akan kita kelola nantinya. kita dapat memilih jasa Hosting dan domain yang sudah banyak di Indonesia. Sedikit bercerita saat saya kebingungan dalam memindahkan hosting saya saat […]

Mengenal Lebih Dekat Inovasi Docker untuk Coder

Perkembangan teknologi di zaman sekarang sudah tidak diragukan lagi begitu sangat cepat sehingga aplikasi yang tersedia pun begitu sangat beragam dan sangat banyak. Bagi developer, ketika mengembangkan sebuah aplikasi biasanya akan menjalankan virtualisasi pada server agar pembuatan aplikasi dapat berjalan di berbagai platform. Hal ini cukup ribet karena harus menyiapkan sebuah sistem operasi secara utuh.

Dengan adanya Docker, hal tersebut dapat diminimalisir cukup baik. Docker adalah sebuah proyek yang bersifat open source dibawah lisensi Apache Versi 2.0 yang bisa dipergunakan secara gratis oleh developer dan berfungsi sebagai wadah atau container untuk memasukkan sebuah aplikasi secara lengkap beserta semua hal lainnya yang dibutuhkan sehingga dapat berjalan dimana saja. Dalam hal ini, developer atau sysadmin dapat menjalankan aplikasi di mana pun misalnya di laptop, data center, virtual machine dan cloud.

Awal mulanya Docker dikembangkan oleh Solomon Hykes sebagai proyek internal di dotCloud, yang merupakan sebuah perusahaan PaaS (platform as a service). Untuk lebih jelasnya terkait docker dapat melihat dokumentasinya di https://docs.docker.com/

Docker menggunakan arsitektur berbasis client-server. Dalam hal ini, Docker client mengirimkan permintaan berupa sebuah perintah kepada Docker daemon untuk membangun, mendistribusikan, dan menjalankan container Docker.

Terlihat pada gambar, Docker daemon berjalan pada host, sehingga pengguna tidak dapat berinteraksi langsung. Untuk mengaksesnya, menggunakan Docker client yang merupakan tampilan utama untuk pengguna, sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan Docker daemon.

Mengenal istilah pada Docker

Docker Image

Docker image merupakan template dasar untuk docker container. Image ini berisi sistem oeprasi ataupun aplikasi yang sudah selesai. Docker image ini berfungsi untuk menjalankan container.

Docker Container

Docker container merupakan sebuah image yang bersifat read-write. Pada setiap perubahan yang disimpan pada container akan menyebabkan terbentuknya layer baru di atas image. Developer dapat melakukan instalasi aplikasi didalamnya dan melakukan penyimpanan.

Docker Registries

Docker registries merupakan tempat penyimpanan (public atau private) di mana developer dapat mengunggah dan mengunduh image. Docker registries bersifat public disebut dengan Docker Hub. Disini, terdapat banyak image yang sudah dibuat atau image yang lain.

Dockerfile

Dockerfile merupakan script yang yang berisi dari serangkaian perintah yang akan dieksekusi secara otomatis dan berurutan untuk membuat sebuah image.

Dengan Docker, proses akan sangat ringan dan cepat dibandingkan dengan virtual mesin yang berbasis hypervisor. Besarnya overhead, hanya sebesar layanan aplikasi yang dijalankan pada container itu sendiri. Selain itu, para developer dapat menjalankan banyak container dalam mesin host.

Membangun Configurasi Ubuntu Server Dengan WEBMIN

Introduction

Webmin adalah alat administrasi sistem berbasis web untuk sistem seperi UNIX. Webmin ini memberikan alternatif mudah untuk administrasi sistem baris perintah
seperti syntax yangkita buat dalam pengelolaahn Linux Server (Ubunt) dan dapat digunakan untuk mengelola berbagai aspek dari suatu sistem, seperti pengguna dan layanan.
Jika Anda ingin mengelola server sendiri tetapi Anda tidak nyaman dengan baris perintah, Webmin adalah alat yang baik untuk membantu Anda memulai.
Tutorial ini mencakup instalasi Webmin dengan SSL menggunakan apt-get pada Ubuntu 14.04 dan yang ter-update.

Prerequisites / Persyaratanya

Untuk menginstal Webmin, Anda akan perlu memiliki akses ke pengguna dengan hak akses root. Disarankan agar Anda membuat
pengguna non-root akses Initial Server Setup dengan Ubuntu 14.04.Webmin akan menggunakan mandat untuk mengelola server Anda.
Perhatikan bahwa Anda diminta untuk menggunakan otentikasi berbasis password diaktifkan untuk login ke server via Webmin.

Login ke server Anda sebagai pengguna baru yang Anda buat (atau root) melalui SSH (SSH disini pengganti nama pengguna dalam bentuk alamat IP Server) atau setting SSH Serve anda terlebih dahlu dalam Ubuntu server yang anda instal. untuk mengaktifkan SSH Server anda dapat melakukan perintah ini pada Ubuntu server anda atau anda sudah melakukan install SSH terlebih dahulu saat Instal Ubuntu server anda,untuk langka install SSH pada Panel anda dengan perintah sebagai berikut :

ssh new_user@127.0.0.1

setelah itu anda akan login menggunakan Putty pada aplikasi Sistem Operasi anda,sedangkan saya sekarang menggunakan windows 7 dalam operasinya. Okey kita lanjut dengan langkah Install Webminya.

Untuk menginstal Webmin melalui apt-get, Anda harus menambahkan repositori Webmin ke file sources.list Anda.

Saya biasanya menggunakan nano dalam pengmbangan Server ditempat saya bekerja. Untuk melakukan penmbahan repositori pada dirctori etc/apt/ ini anda harun menuliskan perintah ini terlebih dahulu, agar Webmin yang akan kita instal menuju ke directory tersebut.

sudo nano /etc/apt/sources.list

Sekarang tekan Ctrl-W kemudian Ctrl-V untuk menavigasi ke akhir file, kemudian tambahkan perintah ini setelah anda masuk kedalam source listnya:

deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib
deb http://webmin.mirror.somersettechsolutions.co.uk/repository sarge contrib

lalu tekan Ctrl-X ( Untuk kelua) dan tekan Y bahwasanya anda ingin menyimpan daftar perintah tersebu.

Sekarang tambahkan kunci Webmin GPG ke apt, sehingga repositori anda akan trlindungi ( Privasi ). Ini Perintah akan melindungi webmin anda deng SLL dan harus dibuka dengan https://.

wget -q http://www.webmin.com/jcameron-key.asc -O- | sudo apt-key add –
Lalu enter sehingga ada perintah OK

Sekarang anda sudah bisa menginstall Webmin pada Ubuntu server anda.
eksekusi perintah dibawah ini dan tunggu hingga proses Install selesai dalam beberapa menit.

sudo apt-get install webmin

Jangan lupa untuk mengetik peritah Y seagai perjanjian kita sama ubuntunya untuk menggunakan WEBMIN. Sangat simple bukan,dan menggunakan Webmin akan memudahkan ada dalam setting semua aktifitas anda dalam mengolah server.

Setelah  proses install selesai maka Webmin anda sudah bisa digunakan, namun untuk membuka webmin anda dapat di akses melalu Brouser anda dengan URL seperti ini :

https://IP_Server_Anda:10000. Coba anda rasakan untuk Konfigurasi semua system anda dengan Webmin. Linux luarbiasa bukan.

Okeh selanjutnya nanti kita akan Bahas cara Install Sentora Pada Ubuntu Seperti Yang kita ketahui Sentora adalah CPANLE Free dari Ubuntu yang dulunya dikenal sebagai Zpanel.