Memilih Kualitas dan Kenyamanan Hosting yang Tepat

Dalam artikel ini kita akan membahas bagaimana memilih hosting yang baik dan berkualitas, tentunya kenyamanan yang diutamakan dalam memilih hosting. Dimana kita akan membangun sebuag system / website yang akan kita kelola nantinya. kita dapat memilih jasa Hosting dan domain yang sudah banyak di Indonesia. Sedikit bercerita saat saya kebingungan dalam memindahkan hosting saya saat […]

Saham dari sebuah Project Seorang Programing

Salah satu cara yang dapat dilakukan seseorang untuk mendapatkan uang atau penghasilan adalah dengan melakukan investasi. Biasanya Investasi ini biasa dikenal oleh kalangan Ekonomi dan Accounting,sedangkan istilah Investasi ini sering kenal dengan penanaman modal. Definisi cara bagi hasil keuntungan usaha didalam dunia bisnis ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: Pembagian keuntungan karena rekan Anda aktif […]

Berbenah dan Beralih untuk Kesejahteraan IT Indonesia

Banyak di antara konsultan IT di berbagai daerah indonesia tidak mengikuti peraturan INKINDO. dan mungkin banyak dari Programers indonesia tidak mengtahui keberadaan INKINDO ini.

INKINDO merupakan sebuah wadah bagi kita yang ingin mengetahui tarif pembuatan Proyek misalnya pembuatan sebuah Project E-CRM misalnya, dari berbagai bentuk promosi yang dibuat kebanyakan rekan lainya mengabaikan hal ini, padahal peraturan dan tarif yang ditetapkan oleh INKINDO adalah dimana mengingat kesejah teraan jasa konsultan itu sendiri. baik coba kita lihat bagaimana dampak baiknya mengikuti peraturan INKINDO.

  1. Project yang kita buat sudah ditentukan tarif, dengan harga yang fantastis ( ini dikalahkan oleh konsultan yang mempromosikan jasanya dengan menurunkan harga ). boleh saja promosi dengan harga yang murah tap apa keuntungan anda ? tidak ada hanya dapat 1 project pembuatan dengan harga yang tidak menguntungkan karena hanya bersifar sekali dan tidak berkmpanjangan. coba kita bandingkan dengan logika bodoh 1=1.500.000 dengan INKINDO 1=9.000.000 itu sudah menguntungkan kita dalam Waktu & Kuantitas project yang kita buat. dengan harga 1.5 juta bisa berbuat apa ? Tapi bandingkan harga promo anda dengan ketentuan INKINDO 9.000.000 sama dengan anda membuat 6 Project sekaligus … apakah anda merasa beruntung ? Silahkan anda pikirkan.
  2. Mantanance dan pengembangan ! disini juga sudah di ulas dalam MoU anda dengan client anda saat sudah project sudah jadi, dari hasil promosi anda tentu barang jelas biaya pengembangan dan lainya dalam MoU juga murah.

Apa yang anda harapkan dengan harga promo yang murah, dengan membanting harga maka anda secara sengaja menjatuhkan beberapa konsultan IT yang lain tapi coba bandingka apakah konsultan IT yang lain dengan mengikutu harga stsndar akan bangkrut ? Tidak mas bro, dengan kerja yang sedikit dengan pengmbangan dan mantanace yang tidak terlalu merepotkan tapi penghasilan mungkin lebih dari Konsultan yang gencar menjalani Promo dengan harga murah tapi dampak kerja / Jobs yang sangat padat.

Buat teman-teman yang menyediakan layanan Jasa / konsultan IT lainya jangan terlalu mempermudah harga usaha anda, cukup dengan Client sedikit namun pembayaran yang memuaskan.

Dalam konteks ini pakar Forum PHP indonesia ( Peter J.Kambey ) juga pernah berbicara ini pada halaman blognya, buatlah karya dan hasilmu mengalir secara terus menerus bukan menjual hasil dari kerja anda. karena menjual hasil kerja anda hanya sebatas penyelesaian project bukan hasil dari jasa anda yang bisa mengalir dengan terus menerus.

“Boleh Murah tapi tidak Murahan”

Mengenal Lebih Dekat Inovasi Docker untuk Coder

Perkembangan teknologi di zaman sekarang sudah tidak diragukan lagi begitu sangat cepat sehingga aplikasi yang tersedia pun begitu sangat beragam dan sangat banyak. Bagi developer, ketika mengembangkan sebuah aplikasi biasanya akan menjalankan virtualisasi pada server agar pembuatan aplikasi dapat berjalan di berbagai platform. Hal ini cukup ribet karena harus menyiapkan sebuah sistem operasi secara utuh.

Dengan adanya Docker, hal tersebut dapat diminimalisir cukup baik. Docker adalah sebuah proyek yang bersifat open source dibawah lisensi Apache Versi 2.0 yang bisa dipergunakan secara gratis oleh developer dan berfungsi sebagai wadah atau container untuk memasukkan sebuah aplikasi secara lengkap beserta semua hal lainnya yang dibutuhkan sehingga dapat berjalan dimana saja. Dalam hal ini, developer atau sysadmin dapat menjalankan aplikasi di mana pun misalnya di laptop, data center, virtual machine dan cloud.

Awal mulanya Docker dikembangkan oleh Solomon Hykes sebagai proyek internal di dotCloud, yang merupakan sebuah perusahaan PaaS (platform as a service). Untuk lebih jelasnya terkait docker dapat melihat dokumentasinya di https://docs.docker.com/

Docker menggunakan arsitektur berbasis client-server. Dalam hal ini, Docker client mengirimkan permintaan berupa sebuah perintah kepada Docker daemon untuk membangun, mendistribusikan, dan menjalankan container Docker.

Terlihat pada gambar, Docker daemon berjalan pada host, sehingga pengguna tidak dapat berinteraksi langsung. Untuk mengaksesnya, menggunakan Docker client yang merupakan tampilan utama untuk pengguna, sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan Docker daemon.

Mengenal istilah pada Docker

Docker Image

Docker image merupakan template dasar untuk docker container. Image ini berisi sistem oeprasi ataupun aplikasi yang sudah selesai. Docker image ini berfungsi untuk menjalankan container.

Docker Container

Docker container merupakan sebuah image yang bersifat read-write. Pada setiap perubahan yang disimpan pada container akan menyebabkan terbentuknya layer baru di atas image. Developer dapat melakukan instalasi aplikasi didalamnya dan melakukan penyimpanan.

Docker Registries

Docker registries merupakan tempat penyimpanan (public atau private) di mana developer dapat mengunggah dan mengunduh image. Docker registries bersifat public disebut dengan Docker Hub. Disini, terdapat banyak image yang sudah dibuat atau image yang lain.

Dockerfile

Dockerfile merupakan script yang yang berisi dari serangkaian perintah yang akan dieksekusi secara otomatis dan berurutan untuk membuat sebuah image.

Dengan Docker, proses akan sangat ringan dan cepat dibandingkan dengan virtual mesin yang berbasis hypervisor. Besarnya overhead, hanya sebesar layanan aplikasi yang dijalankan pada container itu sendiri. Selain itu, para developer dapat menjalankan banyak container dalam mesin host.